Patuh pada manusia, anehnya tidak patuh pada Sang Maha Pemberi


Patuh pada manusia, anehnya tidak patuh pada Sang Maha Pemberi. Sayangnya banyak diantara kita yang patuh kepada manusia sedangkan kepada Alloh begitu malas untuk patuh. Ada hikmah yang saya dapatkan ketika bekerja di sebuah perusahaan.

Pada suatu malam melalui telepon, pimpipinan meminta saya datang ke kantor. Padahal saya baru saja tidur dan tubuh terasa lelah. Namun saya tetap pergi ke kantor. Saya heran kalau Alloh memanggil melalui adzan untuk menghadap-Nya, mengapa malas untuk datang.

Dalam kesempatan lain pimpinan meminta saya untuk berbaju rapi, datang tepat waktu, disuruh ini disuruh itu. Bahkan ada yang meminta saya untuk mandi dan memakai minyak wangi karena tubuh saya bau. Padahal dia sendiripun bau, tapi saya diam karena kuatir menyinggung perasaannya. Saya berpikir mengapa saya mau melakukan apa yang diperintah manusia? Ternyata jawabannya karena saya berharap mereka mmberikan imbalan dan pertolongan.

Sungguh aneh, bukankah Alloh lebih kuasa untuk memberikan anugrah dan pertolongan. Lalu mengapa tidak taat kepada-Nya. Hal ini mungkin juga dialami oleh kita. Jangan pernah lupa bahwa hanya Alloh lah yang Maha Adil dan Maha Pemberi.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Semoga Bermanfaat
?❤?

Advertisements